Internasional

Pembangunan Jalur Sepeda Kota Bogor Dipersoalkan

Pengerjaan Sebulan,

Ahmad Abdul Kohar | Kamis, 23 Agustus 2012 - 02:49:25 WIB | dibaca: 43 pembaca

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor menyoroti proyek pembangunan jalur sepeda dan pedestrian Jalan Sudirman. Proyek yang memiliki pagu anggaran se­nilai Rp 5 miliar itu dilakukan dengan waktu hanya sebulan.

Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Tris­nanto, merasa pesimistis dengan kualitas proyek pembangunan trotoar dan jalur sepeda di sepanjang sisi jalan dari arah Air Mancur hingga Denpom III/1 Bogor sepajang 1 kilometer.

Atang menilai, proyek yang sangat riskan, di mana sisa waktu tinggal satu setengah bulan lagi, kemudian tahapannya saat ini baru masa sanggah, belum mulai pekerjaan, ma­ka akan banyak hal yang akan dikorbankan.

‚ÄĚPertama kualitas, kedua masalah keamanan adminis¬≠trasi, ketiga pengawasan baik dari masyarakat atau DPRD akan mengalami masalah karena terburu-burunya pe¬≠kerjaan,‚ÄĚ Atang, Rabu (10/11/2021).

Untuk itu, Atang meminta tata kelola manajemen yang dilakukan pemerintah harus diperbaiki pada tahun men­datang. Sebab, semua program dan kegiatan sudah diketahui sebelum enam bulan waktu berjalan.

‚ÄĚSeperti tahun ini masing-masing SKPD sudah tahu masing-masing kegiatan sejak September dan 30 November sudah diketok. Artinya, ada dua bulan untuk SKPD me¬≠nyiapkan administrasi dan lain sebagainya, seharusnya ini semua bisa dilakukan awal tahun,‚ÄĚ ujarnya.

atkan kembali penga­wasan masing-masing Ko­misi DPRD kepada semua pekerjaan yang dilakukan mitra kerja mereka, terutama terkait pembangunan di Ko­misi III DPRD.

Di sisi lain, Atang mengaku sudah menyampaikan untuk menguatkan kembali penga­wasan masing-masing Ko­misi DPRD kepada semua pekerjaan yang dilakukan mitra kerja mereka, terutama terkait pembangunan di Ko­misi III DPRD.

Di sisi lain, Atang mengaku sudah menyampaikan untuk menguatkan kembali penga­wasan masing-masing Ko­misi DPRD kepada semua pekerjaan yang dilakukan mitra kerja mereka, terutama terkait pembangunan di Ko­misi III DPRD.

‚ÄúSejak awal sudah kita sam¬≠paikan bahwa pemerintah jangan terbiasa melakukan semua pekerjaan di dalam semester terakhir atau di tri¬≠wulan terakhir. Karena kita tidak bisa memastikan keja¬≠dian alam, kejadian segala macam itu bisa kita tangani dengan baik, sehingga ini rentan terjadinya kegagalan atau tertundanya pekerjaan,‚ÄĚ paparnya.

Atang juga menilai banyaknya proyek fisik yang sedang di­bangun jelang pergantian tahun tersebut menunjukkan manajemen tata kelola pe­merintahan yang tidak baik.

Sekadar diketahui, Pemerin­tah Kota (Pemkot) Bogor bakal kembali menata kawa­san Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Penataan kali ini dilakukan dengan cara membangun jalur sepeda dan pedestrian di sepanjang sisi jalan dari arah Air Mancur hingga Denpom III/1 Bogor.

Saat ini proyek pembangu­nan infrastruktur tersebut masih dalam proses lelang di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Bogor. Adapun kegiatan yang me­miliki pagu anggaran senilai Rp 5 miliar itu saat ini dalam proses masa sanggah.










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)