Dunia Islam

Surah Ali Imran Ayat 159:

Perintah untuk Bersabar & Lemah Lembut

Ahmad Abdul Kohar | Kamis, 22 November 2012 - 10:07:13 WIB | dibaca: 17 pembaca

Foto: Getty Images/Surah Ali Imran Ayat 159: Perintah untuk Bersabar & Lemah Lembut

Surat Ali Imran merupakan surat urutan ke-3 dalam susunan mushaf Al Quran. Surat ini dikategorikan sebagai surat Madaniyah karena diturunkan di Kota Madinah. Salah satu ayatnya yang ke-159 menjelaskan sikap Rasulullah SAW yang perlu diteladani umatnya.
 
Secara umum, surat Ali Imran ayat 159 berisi perintah untuk bersikap sabar dan lemah lembut sesuai dengan yang dicontohkan Rasulullah SAW. Mengutip buku Etika Pendidikan Islam Perspektif Tafsir Manajemen Pendidikan oleh Abdul Muhyi, Muhammad Irawan Shobirin, Cecep Ridwan, Alam Ferdiansyah, dan Adnani, hal yang melatarbelakangi turunnya ayat ini adalah saat Nabi Muhammad menghadapi peristiwa kekalahan di Perang Uhud.

Pasukan Nabi Muhammad mengalami kekalahan ketika menghadapi pasukan Quraisy pada tahun ke-3 hijriah di bukit Uhud. Menurut catatan sejarah, kekalahan itu diakibatkan oleh ketidakpatuhan pasukan pemanah yang dipercaya untuk menjaga bukit.

Mereka justru turun di tengah peperangan untuk memperebutkan harta rampasan perang. Akibat kelalaian tersebut, pos-pos yang ditinggalkan dikuasai oleh pasukan musuh dan mereka berhasil melakukan serangan balik untuk pasukan Islam.

Sebab itu, ayat ini turun untuk memberikan teladan bagi umat muslim bagaimana Nabi Muhammad SAW menghadapi kondisi tersebut. Beliau tetap bersabar dan bersikap lemah lembut saat berhadapan dengan pasukannya yang tidak patuh tersebut. Berikut bunyi surat Ali Imran ayat 159,

Surat Ali Imran Ayat 159, Latin dan Artinya
??????? ???????? ???? ??????? ?????? ?????? ? ?????? ?????? ?????? ??????? ????????? ???????????? ???? ???????? ? ??????? ???????? ????????????? ?????? ????????????? ??? ????????? ? ??????? ???????? ??????????? ????? ??????? ? ????? ??????? ??????? ?????????????????

Bacaan latin: Fa bim? ra?matim minall?hi linta lahum, walau kunta fa??an gal??al-qalbi lanfa??? min ?aulika fa'fu 'an-hum wastagfir lahum wa sy?wir-hum fil-amr, fa i?? 'azamta fa tawakkal 'alall?h, innall?ha yu?ibbul-mutawakkil?n

Artinya: "Maka berkat rahmat Allah engkau (Muhammad) berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya engkau bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekitarmu. Karena itu maafkanlah mereka dan mohonkanlah ampunan untuk mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sungguh, Allah mencintai orang yang bertawakal."

Berdasarkan penafsiran yang dikumpulkan dari Al Quran Kemenag dan Ibnu Katsir, ayat ini menunjukkan sikap sabar, lemah lembut, rasa rahmat, belas kasihan, dan cinta kasih Rasulullah SAW dalam memimpin. Sikap mulia Rasulullah SAW ini juga dijelaskan oleh Prof. DR. H. Abuddin Nata, MA dalam buku Studi Islam Komprehensif.

"Terhadap mereka yang melakukan pelanggaran ini tetap diperlakukan dengan baik, diberi pengampunan, diberi nasihat, dan motivasi untuk melanjutkan perjuangan dengan cara yang penuh disiplin," tulis Prof. DR. H. Abuddin Nata, MA.

Sikap lemah lembut yang diperlakukan Rasulullah SAW itu disebabkan karena beliau memandang perang bukan sebagai tujuan. Melainkan hanya sarana atau media. Tujuan utama perjuangan Rasulullah SAW adalah mengajak masyarakat untuk mengamalkan ajaran Islam dan menciptakan kehidupan yang tertib dan damai.

Surat Ali Imran ayat 159 ini, secara umum juga berisi tentang prinsip dakwah dalam Islam. Dakwah lebih cocok dilakukan dengan cara yang lembut, rendah hati, dan dialogis. Pasalnya, tiap manusia cenderung lebih memilih diperlakukan dengan cara yang bijaksana, lemah lembut, dan beradab.

Yuk, mulai membiasakan diri untuk bersikap sabar dan lemah lembut pada siapa pun seperti Rasulullah SAW, detikers!










Komentar Via Website : 1
belajarweb
19 Januari 2013 - 18:51:58 WIB
cantik euy
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)